Suarameratus.com

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

20 Tahun Terisolasi, Warga Lok Nyiur Kini Nikmati Akses Jalan Baru dari Pemkab HST

oleh

admin

Suarameratus, Hulu Sungai Tengah – Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan warga Dusun Lok Nyiur, Desa Pengambau Hilir Luar, Kecamatan Haruyan, yang kini menikmati akses transportasi lebih mudah setelah sekitar 20 tahun mengalami keterisolasian.

Melalui pembangunan ruas jalan Lok Nyiur–Pudak, masyarakat kini tidak lagi bergantung pada jalur melalui kabupaten tetangga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Akses baru tersebut mempermudah mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga perjalanan pelajar menuju sekolah.

Ketua RT 2 Desa Pengambau Hilir Luar, Sudiani, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemkab HST terhadap wilayahnya yang selama bertahun-tahun mengalami keterbatasan infrastruktur.

“Terima kasih Pak Bupati Samsul Rizal atas atensi pembangunan di Lok Nyiur. Dulu kami harus melewati kabupaten tetangga untuk aktivitas ekonomi, mengangkut hasil pertanian, bahkan saat anak-anak berangkat ke sekolah. Kini kami sangat dipermudah,” ungkapnya, Kamis (11/6/2026).

Menurut Sudiani, keberadaan jalan tersebut membawa perubahan besar bagi masyarakat. Selain memperlancar aktivitas sehari-hari, akses baru itu juga memudahkan petani mengangkut hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga.

Manfaat pembangunan infrastruktur juga dirasakan masyarakat Kelurahan Barabai Darat, Kecamatan Barabai. Warga setempat, Syamsuddin, mengatakan pembangunan jalan beton yang ditinggikan di kawasan Tri Kesuma membantu masyarakat tetap beraktivitas meski kawasan tersebut kerap dilanda banjir.

“Karena kami tinggal di bantaran sungai, banjir memang sering terjadi. Namun dengan adanya jalan beton yang ditinggikan, masyarakat tetap bisa beraktivitas meski banjir datang,” katanya.

Ia menambahkan, jalan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas saat banjir, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan menuju pasar serta menjadi akses penting bagi pelajar menuju sejumlah sekolah di Kelurahan Barabai Darat.

Sementara itu, Pemkab HST melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan dan pemeliharaan jalan maupun jembatan.

Sepanjang 2025, Bidang Bina Marga Dinas PUPR HST telah merealisasikan pemeliharaan jalan sepanjang 2.177,242 meter, peningkatan struktur jalan 30.889 meter, rekonstruksi dan rehabilitasi jalan sepanjang 54.953 meter, serta pembangunan jalan baru sepanjang 2.485 meter.

Di sektor jembatan, pemerintah daerah juga melaksanakan rehabilitasi sepanjang 319,8 meter, pembangunan jembatan baru sepanjang 155 meter, pemeliharaan jembatan sepanjang 262,85 meter, serta peningkatan dan pelebaran jembatan sepanjang 42 meter.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten HST, Syahidin, mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui terbukanya akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.

“Pembangunan jalan dan jembatan bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membuka akses, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung kegiatan pendidikan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kami terus melaksanakan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Syahidin, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur akan terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

admin

Tags

Tinggalkan komentar