Suarameratus, Jakarta – Wakil Menteri Koperasi dan UKM sekaligus Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, Ferry Juliantono, memimpin langsung rapat persiapan peluncuran nasional program strategis tersebut, Rabu (9/7/2025) di Jakarta.
Dalam rapat tersebut, Wamenkop didampingi oleh Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, Henra Saragih, serta Deputi Pengembangan Usaha Koperasi, Panel Barus, dari Kementerian Koperasi dan UKM.
Ferry Juliantono menyampaikan bahwa keberadaan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) menjadi dasar hukum penting bagi bank-bank Himbara, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dalam menyalurkan pembiayaan bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari Kementerian Kesehatan dalam bentuk petunjuk teknis (juknis) untuk memperlancar perizinan dan operasional fasilitas kesehatan desa, seperti apotek dan klinik, yang menjadi bagian dari unit usaha koperasi tersebut.
“Program ini tidak hanya bicara koperasi sebagai badan usaha, tapi sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang terintegrasi dengan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Ferry.
Rapat ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang puncak peluncuran nasional Kopdes/Kel Merah Putih yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Klaten, Jawa Tengah, pada 19 Juli mendatang.
Sebanyak 103 unit koperasi percontohan atau mock-up telah terbentuk dan tersebar di 38 provinsi. Masing-masing dirancang sebagai model ekonomi lokal berbasis desa yang menggabungkan fungsi produksi, distribusi, hingga layanan dasar masyarakat.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi pengungkit ekonomi di tingkat akar rumput serta memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional yang inklusif dan berkeadilan.

