Suarameratus.com

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Pemprov Sulsel Pacu Transisi SPBE Menuju Pemerintah Digital 2026

oleh

admin

Suarameratus, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya mempercepat transformasi menuju Pemerintah Digital 2026. Hal ini ditandai dengan pembukaan kegiatan Pembinaan Penerapan Kebijakan Pemerintah Digital yang digelar Kementerian PANRB di Ruang Rapim, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (25/9/2025).

Acara yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel, Andi Bakti Haruni, berlangsung selama dua hari dan menjadi bagian dari transisi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintah Digital sesuai amanat Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029.

“Alhamdulillah, Indeks Kematangan SPBE Pemprov Sulsel dalam empat tahun terakhir menunjukkan tren positif. Peningkatan ini adalah bukti komitmen kita dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern dan efisien,” ujar Andi Bakti.

Data menunjukkan, indeks SPBE Sulsel naik dari 2,05 (cukup) pada 2021, menjadi 2,35 (cukup) pada 2022, lalu meningkat signifikan menjadi 3,09 (baik) pada 2023, dan melonjak ke angka 3,94 (sangat baik) pada 2024.

Selain itu, Pemprov Sulsel juga mempercepat pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh kabupaten/kota. Tiga daerah, yakni Pemprov Sulsel, Pemkab Gowa, dan Pemkot Makassar sudah aktif, sementara 22 daerah lainnya memasuki tahap finalisasi dengan progres lebih dari 90 persen.

Sekretaris Diskominfo-SP Sulsel, Sultan Rakib, menegaskan bahwa Pemprov siap menyesuaikan diri dengan mekanisme evaluasi pemerintah pusat. “Kami optimistis nilai indeks SPBE Sulsel akan terus meningkat seiring komitmen dan kolaborasi seluruh perangkat daerah,” katanya.

Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Mohammad Averrouce, menambahkan percepatan digitalisasi layanan publik merupakan langkah penting menuju target Indonesia sebagai ekonomi terbesar keempat dunia pada 2045.

“Kita dorong di 2045 menjadi nomor empat di dunia. Ini keren kalau Bapak dan Ibu menggerakkan layanan masyarakat dan investasi dilakukan. Ini bisa terjadi,” ujarnya.

admin

Tags

Tinggalkan komentar