Suarameratus, Balangan – UPTD Puskesmas Tanah Habang terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui program Jejaring Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (Jeli KIA). Inovasi ini menjadi salah satu upaya strategis dalam menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Tanah Habang.
Program Jeli KIA merupakan jejaring kolaboratif yang melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, aparat desa, tokoh masyarakat, serta keluarga ibu hamil dan balita. Melalui kolaborasi tersebut, pemantauan kesehatan ibu hamil, ibu nifas, bayi, dan balita dapat dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Kepala UPTD Puskesmas Tanah Habang, Gusti Rahmiati, menyampaikan bahwa inovasi Jeli KIA hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama terkait keterlambatan deteksi risiko kehamilan dan penanganan kegawatdaruratan. Menurutnya, keberadaan jejaring ini membuat komunikasi antar unsur yang terlibat menjadi lebih efektif.
Ia menjelaskan bahwa melalui Jeli KIA, setiap ibu hamil yang memiliki risiko dapat terpantau secara rutin, baik oleh tenaga kesehatan maupun kader di lapangan. Apabila ditemukan tanda-tanda bahaya, tindak lanjut dapat segera dilakukan sehingga penanganan menjadi lebih cepat dan tepat.
Dalam pelaksanaannya, Jeli KIA juga memanfaatkan media komunikasi seperti grup WhatsApp serta pencatatan sederhana berbasis komunitas untuk memastikan informasi kesehatan dapat tersampaikan secara cepat. Selain itu, kegiatan edukasi kesehatan, pendampingan ibu hamil, serta penguatan peran keluarga menjadi bagian penting dari inovasi tersebut.
Sejak diterapkannya program Jeli KIA, UPTD Puskesmas Tanah Habang mencatat peningkatan cakupan pemantauan ibu hamil, kepatuhan kunjungan antenatal care, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak.
Melalui inovasi ini, UPTD Puskesmas Tanah Habang berharap Jeli KIA dapat terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan ibu dan anak yang sehat, selamat, dan sejahtera.

