Suarameratus, Hulu Sungai Tengah – Sebanyak 750 anak mengikuti kegiatan Murakata Mendongeng yang digelar Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) untuk menumbuhkan kegemaran membaca dan memperkenalkan literasi sejak usia dini.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan HST tersebut berlangsung di halaman kantor dinas setempat, Rabu (26/8/2026), dengan melibatkan anak-anak dari jenjang PAUD, TK hingga siswa SD kelas rendah.
Selain peserta anak-anak, kegiatan ini juga diikuti sekitar 200 pendamping sehingga total kehadiran mencapai 950 orang. Antusiasme peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar yang menyenangkan melalui cerita dan interaksi langsung dengan pendongeng.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan HST, Jamhasari, mengatakan Murakata Mendongeng merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, mendongeng menjadi salah satu cara efektif untuk memperkenalkan literasi kepada anak karena dikemas secara edukatif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik usia mereka.
“Lewat mendongeng ini, kami ingin menumbuhkembangkan literasi sejak dini sekaligus memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar sepanjang hayat,” kata Jamhasari.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mengikuti cerita yang dibawakan pendongeng nasional Enik Mintarsih atau Bunda Enik. Penyampaian cerita dilakukan secara interaktif agar peserta lebih mudah memahami pesan moral sekaligus menikmati proses belajar.
Jamhasari menjelaskan, mendongeng tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat merangsang daya imajinasi, kreativitas, serta kemampuan anak dalam menyimak dan memahami cerita.
Melalui kegiatan ini, pihaknya juga ingin meningkatkan minat baca anak, menghidupkan kembali budaya mendongeng di lingkungan keluarga, serta mendorong masyarakat menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Bunda Literasi HST, Deni Era Yuliyantie atau Mama Deden, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pemenuhan hak anak, termasuk akses terhadap pendidikan dan literasi.
“Melalui metode yang menyenangkan seperti mendongeng, anak-anak diharapkan semakin mencintai budaya membaca dan mengenal perpustakaan sebagai ruang belajar sepanjang hayat,” ujar Mama Deden.
Ia berharap kegiatan literasi yang melibatkan anak secara langsung dapat terus dilaksanakan untuk membangun kebiasaan membaca sejak dini.
Melalui Murakata Mendongeng, Pemerintah Kabupaten HST berharap tumbuh generasi yang gemar membaca, kreatif, dan memiliki wawasan luas melalui budaya belajar yang dimulai sejak usia dini.

