Suarameratus, Makassar – Sebuah pesawat ATR 42-500 dengan rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) siang. Hingga Sabtu sore, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di kawasan pegunungan karst Leang-Leang, Kabupaten Maros.
Gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mendukung upaya pencarian. Koordinasi intensif dilakukan bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, serta perangkat Pemerintah Provinsi Sulsel.
Dalam keterangannya, Gubernur Sulsel mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda, dan Basarnas, serta menurunkan tim dari Pemerintah Provinsi Sulsel yang dilengkapi tiga unit ambulans beserta tenaga kesehatan. Upaya pencarian dilakukan melalui jalur udara dan darat, meski masih menghadapi kendala medan berat serta kondisi cuaca.
Ia menjelaskan bahwa helikopter pencarian dan tim darat telah bergerak menuju lokasi indikatif hilangnya kontak pesawat. Namun, cuaca berkabut serta kondisi geografis yang didominasi pegunungan karst menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.
Gubernur Sulsel juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia meminta masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari tim SAR yang saat ini masih bekerja di lapangan.
Menurutnya, laporan dari warga terkait temuan serpihan yang diduga berkaitan dengan pesawat masih dalam tahap verifikasi. Oleh karena itu, semua pihak diminta untuk bersabar sembari mendoakan agar proses pencarian membuahkan hasil terbaik.
Sementara itu, Basarnas menyatakan bahwa pencarian akan terus dilanjutkan secara intensif dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, relawan setempat, serta penambahan personel dan optimalisasi peralatan. Setiap perkembangan terbaru akan disampaikan secara resmi kepada publik.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kepanikan di tengah situasi darurat. Proses pencarian akan terus dilakukan seiring dengan pemantauan kondisi cuaca di lokasi kejadian.

