Suarameratus, Balangan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan dan BPBD Kota Banjarbaru menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Replikasi Inovasi Daerah di Kantor BPBD Kota Banjarbaru, Selasa (29/9/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan H. Rahmi bersama Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru. Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat penyelenggaraan penanggulangan bencana melalui pertukaran dan replikasi inovasi yang telah diterapkan di masing-masing daerah.
Kalak BPBD Balangan H. Rahmi mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk saling belajar dan mengembangkan praktik baik dalam bidang kebencanaan.
“Alhamdulillah hari ini, kita melaksanakan penandatanganan MoU replikasi inovasi daerah antara BPBD Balangan dengan BPBD Banjarbaru. Ini adalah langkah penting untuk saling belajar, saling menguatkan, dan mereplikasi praktik-praktik baik dalam inovasi kebencanaan,” ujar H. Rahmi.
Menurutnya, replikasi inovasi menjadi salah satu strategi untuk mempercepat peningkatan kapasitas daerah, khususnya dalam mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sub-urusan bencana dan peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD).
Rahmi menjelaskan, BPBD Balangan memiliki inovasi SIGAB Kencana Link Destana yang merupakan integrasi program Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) dan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) yang telah terhubung dengan sistem nasional.
“Kami berharap, melalui MoU ini, inovasi yang ada di Balangan maupun di Banjarbaru bisa saling direplikasi dan dikembangkan, sehingga memberikan manfaat nyata bagi ketahanan masyarakat di kedua daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru menyambut baik kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antarlembaga penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan semakin kuat melalui pertukaran pengalaman dan pengembangan inovasi.
Penandatanganan MoU ini juga menjadi bagian dari upaya membangun jejaring antar-BPBD kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dalam mewujudkan daerah yang tangguh menghadapi bencana melalui penguatan inovasi.
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai potensi replikasi program serta rencana tindak lanjut kerja sama antara BPBD Balangan dan BPBD Banjarbaru.

