Suarameratus, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Balangan mencanangkan sekaligus mendeklarasikan Komitmen Sensus Ekonomi 2026 di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan pendataan ekonomi nasional sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Pencanangan dilakukan langsung oleh Bupati Balangan, Abdul Hadi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa data yang akurat dan mutakhir menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan utama dalam penyusunan berbagai program strategis pemerintah daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi landasan utama bagi Pemerintah Kabupaten Balangan dalam menyusun berbagai kebijakan dan program strategis, termasuk RPJMD. Kita tidak ingin program bantuan modal, pelatihan keterampilan, maupun pembangunan infrastruktur ekonomi menjadi salah sasaran karena menggunakan data yang tidak akurat dan tidak mutakhir,” tegasnya.
Abdul Hadi mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kabupaten Balangan, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap kepada petugas pendataan.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Balangan, Sigit Purnomo, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan program pendataan nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk memetakan struktur dan kondisi perekonomian Indonesia, khususnya pada sektor usaha nonpertanian.
“Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pengumpulan data statistik. Lebih dari itu, sensus ini merupakan investasi bangsa untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan komprehensif. Tujuannya antara lain menyediakan informasi mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, ekonomi digital, serta ekonomi lingkungan,” ujarnya.
Ia mengatakan, data yang dihasilkan nantinya akan menjadi fondasi bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Selain itu, data tersebut juga bermanfaat bagi pelaku usaha sebagai referensi untuk melihat peluang pasar, potensi investasi, serta meningkatkan daya saing.
Sigit menambahkan, pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 telah dimulai sejak 15 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Di Kabupaten Balangan, sebanyak 166 petugas sensus diterjunkan untuk melakukan pendataan di delapan kecamatan.
Rinciannya, 22 petugas bertugas di Kecamatan Lampihong, 25 petugas di Batumandi, 18 petugas di Awayan, tujuh petugas di Tebing Tinggi, 24 petugas di Paringin, 23 petugas di Paringin Selatan, 21 petugas di Juai, dan 22 petugas di Halong.
Hingga pelaksanaan pencanangan, progres pendataan lapangan di Kabupaten Balangan telah mencapai 7,23 persen.
Pemerintah Kabupaten Balangan berharap seluruh pelaku usaha dapat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang akurat sehingga hasil pendataan benar-benar mampu menjadi dasar pembangunan ekonomi daerah yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

