Suarameratus, Hulu Sungai Tengah – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Kabupaten HST Tahun 2025 yang digelar di Aula Hotel Istiqamah Barabai, Senin (16/6/2025).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten HST berkomitmen kuat mewujudkan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Salah satu instrumen strategis yang digunakan untuk mencapai hal tersebut adalah kebijakan PPRG.
“PPRG bukan hanya isu perempuan, tetapi strategi penting untuk memastikan semua warga, baik laki-laki maupun perempuan, mendapatkan manfaat yang setara dari pembangunan,” tegas Samsul Rizal.
PPRG sendiri merupakan pendekatan yang mengintegrasikan perspektif gender ke dalam proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Tujuannya adalah untuk merespons perbedaan kebutuhan, peran, dan akses masyarakat terhadap layanan dan sumber daya.
Menurut Bupati, pendekatan ini penting untuk menjawab ketimpangan yang masih terjadi di sejumlah sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta partisipasi sosial dan politik.
Namun, ia juga mengakui bahwa implementasi PPRG belum sepenuhnya optimal. Tantangan utama yang dihadapi antara lain masih terbatasnya pemahaman terhadap konsep gender, kurangnya data terpilah, serta minimnya kapasitas teknis dalam penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS).
Melalui Bimtek ini, pemerintah daerah berharap seluruh perangkat daerah dapat memperkuat pemahaman dan kemampuan teknis dalam mengintegrasikan isu gender ke dalam kebijakan dan program kerja.
“Saya mengajak seluruh kepala perangkat daerah agar tidak memandang PPRG hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan dan kualitas pelayanan publik,” ujar Bupati.
Di akhir sambutannya, Samsul Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini dan berharap hasilnya dapat memperkuat arah pembangunan yang lebih adil dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

