Suarameratus, Balangan – Sebanyak 107 kader Institusi Masyarakat Pedesaan/Kota (IMP) tingkat Kecamatan Juai mengikuti orientasi dan pembinaan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas para kader dalam berbagai bidang, termasuk kependudukan, pembangunan keluarga, dan program keluarga berencana.
Staf DP3A P2KB PMD Balangan, Denny Mariaty Simbolon, mengatakan bahwa orientasi dan pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat peran kader dalam melaksanakan tugas mereka, khususnya dalam hal penggunaan akseptor KB aktif dan pengelolaan kelompok kerja di wilayah masing-masing. “Kami ingin melihat bagaimana kader melaksanakan tugas mereka, mulai dari pemantauan pasangan usia subur (PUS) hingga pelaksanaan program keluarga berencana di lapangan,” ujar Denny di Paringin, Selasa (25/2/2025).
Pembinaan ini difokuskan untuk memperkuat enam peran utama kader IMP, yaitu pengorganisasian, pertemuan, komunikasi informasi dan edukasi (KIE), konseling, pencatatan, pendataan, pelayanan kegiatan, dan kemandirian. Dalam kegiatan ini, para kader juga diberi pelatihan tentang pelaporan, seperti pencatatan pasangan usia subur, pendataan keluarga berisiko stunting, akseptor KB, hingga pelaksanaan program-program keluarga balita dan lansia.
Selain itu, kader juga dilatih untuk mengelola program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) di lapangan. Denny berharap, melalui pelatihan ini, para kader IMP dapat berperan aktif dalam pencegahan dan penurunan angka stunting, serta meningkatkan kualitas keluarga di wilayah binaan mereka.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan kader IMP dapat menjadi ujung tombak dalam menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera serta mempercepat pencapaian tujuan program keluarga berencana di Kabupaten Balangan.

