Suarameratus, Luwu – Setelah dinantikan masyarakat selama kurang lebih 20 tahun, Jembatan Salujambu Andalan yang menghubungkan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara akhirnya resmi diresmikan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (29/10/2026). Infrastruktur ini diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di kedua wilayah.
Jembatan yang berada di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, tersebut menghubungkan Desa Salujambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, dengan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.
Peresmian itu turut dihadiri anggota DPRD Sulsel Fadriaty dan Rusli Sunali, Bupati Luwu Patahuddin, Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, serta sejumlah tamu undangan.
Pembangunan Jembatan Salujambu Andalan merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu pada tahun anggaran 2025 sebesar Rp16 miliar. Dari total bantuan tersebut, Rp13 miliar dialokasikan untuk pembangunan jembatan.
Gubernur Andi Sudirman mengatakan, pembangunan jembatan tersebut melalui proses panjang sejak upaya pengajuan bantuan pada 2021 dan 2022. Setelah melalui tahapan tersebut, pembangunan akhirnya direalisasikan pada 2025 dan diresmikan pada 2026.
“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan Jembatan Salujambu Andalan. Ini adalah buah dari perjuangan dan proses panjang. Sejak upaya bantuan pada tahun 2021 dan 2022, akhirnya pembangunan dapat terealisasi pada tahun 2025 dan diresmikan pada tahun 2026,” ujarnya.
Menurut Andi Sudirman, kehadiran jembatan ini menjadi jawaban atas penantian masyarakat selama dua dekade. Diperkirakan sekitar 40.000 warga akan merasakan manfaat dari pembangunan infrastruktur tersebut.
Selain mempermudah akses antarwilayah, jembatan ini diharapkan mendukung mobilitas masyarakat menuju kawasan pertanian dan perikanan. Konektivitas yang lebih baik juga diharapkan memudahkan distribusi hasil produksi serta memperlancar aktivitas ekonomi warga di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara.
Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bersabar menantikan pembangunan jembatan tersebut selama bertahun-tahun. Ia berharap infrastruktur ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kesabaran dan penantiannya selama 20 tahun. Semoga kehadiran Jembatan Salujambu Andalan membawa manfaat besar, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

