Suarameratus, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman membeberkan perkembangan pengerjaan sejumlah infrastruktur jalan yang masuk dalam Paket 1 program Multiyears Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Program tersebut mencakup penanganan 14 ruas jalan provinsi yang saat ini tengah dikebut untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan.
Salah satu ruas yang tengah dalam tahap penanganan preservasi jalan yakni ruas batas Kabupaten Gowa hingga Tondong di Kabupaten Sinjai serta ruas Burung-burung – Bili-bili di Kabupaten Gowa.
Menurut Andi Sudirman, program multiyears ini merupakan upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus memperkuat aksesibilitas masyarakat di berbagai daerah.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas jalan provinsi sangat penting, terutama pada jalur penghubung antar kabupaten yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang.
“Terutama di daerah yang menjadi jalur penghubung antar kabupaten untuk mempercepat peningkatan kualitas jalan provinsi agar mobilitas masyarakat dan distribusi barang dapat berjalan lancar,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Dalam proses pengerjaan tersebut, sejumlah tahapan konstruksi telah dilakukan, di antaranya penghamparan Lapis Pondasi Agregat (LPA) pada beberapa titik untuk memperkuat struktur dasar jalan sebelum memasuki tahap pengerjaan lanjutan.
Selain itu, pada ruas Burung-burung – Bili-bili di Kabupaten Gowa juga dilakukan pekerjaan Beton Lean Concrete (LC) sebagai bagian dari peningkatan kualitas konstruksi jalan agar lebih kuat dan mampu menahan beban kendaraan dalam jangka panjang.
Andi Sudirman juga meminta masyarakat untuk memahami adanya potensi gangguan arus lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung.
Ia berharap masyarakat dapat memberikan dukungan dengan memberikan akses bagi para pekerja agar proses pembangunan jalan dapat berjalan lancar hingga selesai.
“Mohon maaf jika arus lalu lintas agak terhambat selama proses pengerjaan ini. Kami berharap kerja sama masyarakat untuk memberikan akses kepada para pekerja selama masa pengerjaan berlangsung,” katanya.

