Suarameratus, Nasional – Jhonlin Group mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa 16 unit alat berat ke Aceh untuk mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana banjir bandang. Bantuan tersebut ditujukan untuk mempercepat normalisasi wilayah terdampak sekaligus pemulihan infrastruktur yang rusak.
Pimpinan Jhonlin Group, H. GT Denny Ramdhani, mengatakan total alat berat yang diberangkatkan sebanyak 16 unit. Alat-alat tersebut terdiri dari 13 unit ekskavator merek Sany yang digunakan untuk mengeruk sedimen, membersihkan puing-puing sisa banjir, serta memperbaiki tanggul yang jebol, serta tiga unit truk pengangkut untuk mendukung mobilitas material dan proses pembersihan lingkungan.
Pada kesempatan tersebut, Denny juga menyampaikan rasa belasungkawa kepada masyarakat Aceh dan sekitarnya atas musibah bencana alam yang terjadi. Ia menegaskan bahwa Jhonlin Group turut merasakan duka yang dialami masyarakat terdampak dan berkomitmen hadir untuk membantu proses pemulihan.
Bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan bertajuk Jhonlin Group Peduli Aceh, sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit. Selain pengiriman alat berat, Jhonlin Group juga mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana.
Pengiriman bantuan awalnya direncanakan pada Senin (22/12/2025) dengan 13 unit alat berat. Namun, melihat kondisi di lapangan, Jhonlin Group memutuskan menambah tiga unit sehingga total menjadi 16 alat berat. Pengiriman akhirnya dilakukan pada Selasa (23/12/2025) melalui Pelabuhan Kolinlamil Tanjung Priok menggunakan kapal milik Komando Lintas Laut Militer yang dilengkapi fasilitas medis.
Jika tidak ada kendala, armada bantuan tersebut dijadwalkan tiba di Aceh pada Jumat (26/12/2025). Dari dokumentasi video yang diterima, tampak aktivitas pemuatan alat berat berlangsung intens di pelabuhan dengan koordinasi yang terintegrasi agar bantuan dapat tiba tepat waktu dan dimanfaatkan secara optimal di wilayah terdampak.
Melalui langkah ini, Jhonlin Group berharap dapat membantu mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Aceh pascabanjir, sekaligus meringankan beban warga yang terdampak bencana.

