Suarameratus, Makassar – Hari jadi ke-66 Kabupaten Takalar menjadi momentum istimewa dengan hadirnya berbagai program pembangunan dan bantuan masyarakat dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Komitmen tersebut disampaikan saat Gubernur menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-66 Takalar yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Takalar, Selasa (10/2/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Andi Sudirman melakukan ground breaking pembangunan jalan Paket 2 Multi Years Project (MYP) dengan nilai anggaran Rp274 miliar. Proyek ini mencakup wilayah Takalar, Gowa, Jeneponto, dan Kota Makassar dengan total panjang penanganan mencapai 209,38 kilometer.
Khusus untuk Kabupaten Takalar, pembangunan jalan dialokasikan sepanjang 110 kilometer. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas kawasan selatan Sulawesi Selatan, termasuk salah satu ruas prioritas Bontoramba–Galesong yang akan memperlancar akses Makassar–Takalar.
Selain pembangunan infrastruktur jalan, Gubernur Sulsel juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk masyarakat Takalar. Bantuan tersebut antara lain pembangunan dan rehabilitasi rumah tidak layak huni senilai Rp7,5 miliar.
Di sektor kelautan dan perikanan, bantuan diberikan kepada nelayan Desa Pa’lakkang senilai Rp3 miliar, termasuk sarana dan prasarana nelayan rumput laut senilai Rp775 juta. Selain itu, diserahkan pula 30 unit kapal berukuran 1 GT dan 4 unit kapal 5 GT.
Dukungan terhadap sektor pertanian juga diberikan melalui penyaluran 658 unit handsprayer, 2 unit hand traktor roda dua, serta 17 unit traktor roda empat. Bantuan CSR untuk perbaikan rumah warga turut melengkapi paket dukungan pembangunan tersebut.
Andi Sudirman menyampaikan bahwa ke depan Takalar akan didorong menjadi pusat nelayan berstandar dengan sistem jual beli berstandar nasional melalui penguatan Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Beba.
“Ke depan, Takalar kita dorong menjadi pusat nelayan berstandar dengan sistem jual beli berstandar nasional di PPI Beba,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing sekaligus kesejahteraan nelayan setempat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan fokus pada kerja nyata demi kemajuan daerah.
“Mari terus bekerja dan fokus pada kesejahteraan masyarakat. Perkuat kolaborasi, hindari saling menyalahkan. Saatnya kerja nyata, bukan saling menjatuhkan. Kita terus berikhtiar memperbaiki wilayah untuk Sulsel Maju dan Berkarakter,” tegasnya.
Momentum hari jadi ke-66 Takalar ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Sulawesi Selatan.

