Suarameratus, Makassar – Empat menteri dari Kabinet Indonesia Maju dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 24 hingga 27 Juli 2025. Kunjungan ini dinilai sebagai momen penting mempererat kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.
Empat pejabat negara yang akan hadir yakni Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Dr. H. Wihaji, Menteri Agama Prof. Dr. Nasaruddin Umar, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, serta Menteri Ketenagakerjaan Prof. Dr. Yassierli.
Pemerintah Kota Makassar menyatakan kesiapan penuh menyambut kedatangan para menteri. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyebut kunjungan ini sebagai momentum strategis untuk menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional.
“Kunjungan ini bukan hanya seremoni, tapi peluang nyata membangun sinergi lintas sektor,” ujar Munafri, Rabu (23/7/2025).
Ia menilai kedatangan empat menteri tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Makassar sebagai ibu kota provinsi. Meskipun masing-masing memiliki agenda berbeda, namun semuanya membawa nilai penting untuk kemajuan daerah.
Sebagai tuan rumah, Munafri memastikan seluruh agenda berjalan lancar. Koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) telah dilakukan, termasuk dalam menyiapkan materi pembahasan strategis yang akan dikomunikasikan kepada masing-masing kementerian.
“Ini kesempatan besar bagi kami untuk berdiskusi langsung terkait kondisi kota, termasuk sektor-sektor yang bisa disinergikan dengan pemerintah pusat,” jelasnya.
Salah satu fokus utama dalam kunjungan ini adalah isu penanganan stunting dan pembangunan keluarga sehat. Munafri menyebut pihaknya siap menunjukkan keseriusan Makassar dalam isu tersebut, terutama kepada Menteri BKKBN.
“Kita punya program yang bisa disinergikan. Kami ingin memperlihatkan bahwa Makassar benar-benar fokus dalam penanganan stunting,” tutup Munafri.

