Suarameratus, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali menggelar Lomba Inovasi Masak Serba Ikan sebagai bagian dari kampanye konsumsi ikan untuk meningkatkan gizi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Bupati HST, Rabu (11/6/2025), dan mendapat dukungan penuh dari Bupati HST Samsul Rizal serta jajaran Dinas Perikanan.
Lomba ini diikuti dengan antusias oleh berbagai peserta dari berbagai kecamatan di HST, yang menampilkan kreativitas dalam mengolah ikan menjadi aneka menu sehat dan menarik. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK HST, Deni Era Yulyantie, yang juga turut memberikan motivasi kepada para peserta.
“Saya mengajak para ibu untuk membudayakan makan ikan di rumah, karena ini sangat penting dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di HST,” kata Deni dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta dalam berinovasi menciptakan masakan berbahan dasar ikan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran gizi, tetapi juga mendorong pengembangan kuliner lokal berbasis bahan baku ikan.
“Masakan pian sabarataan nyaman, dan ulun bangga atas semangat pian dalam mengikuti lomba ini. Terus berkreasi, karena semua masakan punya potensi untuk jadi inspirasi,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Samsul Rizal menyebut lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein yang terjangkau dan bernilai tinggi bagi kesehatan.
Melalui berbagai inovasi menu seperti sosis ikan, nugget, bakso, hingga abon, Bupati berharap masyarakat semakin gemar mengolah dan mengonsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) harus terus digaungkan. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan gizi anak-anak kita, dan membangun generasi yang lebih sehat dan cerdas,” tegasnya.
Dengan kegiatan seperti ini, Pemkab HST berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan semakin meningkat dan berdampak positif terhadap penurunan angka stunting di daerah.

