Suarameratus, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan langkah awal yang akan ditempuh usai resmi dilantik menjadi bendahara negara. Salah satunya dengan mengembalikan kas pemerintah yang terparkir di Bank Indonesia (BI) ke sistem keuangan agar likuiditas terjaga.
Menurut Purbaya, pelajaran penting dari krisis 1998, 2008, hingga pandemi Covid-19 pada 2020 menunjukkan bahwa kebijakan moneter dan fiskal yang terlalu ketat justru dapat membuat likuiditas kering. Kondisi tersebut berimbas pada tertekannya kinerja sektor riil.
“Kalau mau ciptakan pertumbuhan ekonomi, jaga kondisi likuiditas di sistem ekonomi,” kata Purbaya dalam keterangan pers, Selasa (10/9).
Ia menyebut telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa pemerintah saat ini memiliki kas sebesar Rp425 triliun di rekening BI. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp200 triliun akan segera dialirkan ke sistem perbankan.
Langkah tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat menggerakkan sektor riil sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika global.

