Suarameratus, Makassar – Progres penanganan preservasi Jalan Paket 1, khususnya ruas Jalan Hertasning di Kota Makassar, menunjukkan perkembangan nyata dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ruas jalan sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 11 meter tersebut merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Pengerjaan Jalan Hertasning yang diresmikan pada 17 Desember 2025 oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman terus berjalan secara bertahap. Aktivitas perbaikan terlihat di sejumlah titik, terutama pada bagian jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
Jalan Hertasning merupakan salah satu jalur vital penghubung antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa dengan tingkat lalu lintas yang padat setiap hari, sehingga peningkatan kualitas jalan menjadi kebutuhan mendesak bagi pengguna jalan.
Salah seorang pengendara ojek online, Iksan, mengaku mulai merasakan perubahan kondisi jalan. Ia menyebut sebelumnya banyak keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan, namun kini progres perbaikan mulai terlihat dan memberikan kenyamanan bagi pengguna.
Sementara itu, Penanggung Jawab Proyek, Bima, menjelaskan bahwa metode pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Penutupan titik aspal rusak dilakukan sebagai persiapan sebelum masuk ke lapisan aspal terakhir. Setelah perbaikan pondasi, pekerjaan dilanjutkan ke tahap finishing.
Menurutnya, pengerjaan juga memperhatikan rekayasa lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Penanganan dilakukan dengan menutup separuh badan jalan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan ke sisi berikutnya setelah satu sisi selesai. Untuk ruas Hertasning, pengerjaan dimulai sejak Desember dan diproyeksikan rampung pada Juni atau pertengahan Juli 2026.
Apresiasi juga datang dari warga sekitar. Salah seorang warga Jalan Hertasning, Nurul Quraini, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap perbaikan infrastruktur di wilayahnya yang dinilai sangat membantu mobilitas masyarakat.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui skema Multi Years Contract melaksanakan penanganan Preservasi Jalan Paket 1 dengan nilai anggaran sekitar Rp430 miliar. Program ini mencakup penanganan 13 ruas jalan yang tersebar di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba, dengan total panjang penanganan mencapai lebih dari 300 kilometer.

