Suarameratus, Makassar – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses masyarakat terhadap air minum layak melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di berbagai daerah, termasuk SPAM Regional Mamminasata di Sulawesi Selatan.
Proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM Mamminasata Tahap 1 kini telah mencapai progres 90,06% dan ditargetkan rampung pada Agustus 2025. Sementara itu, jaringan distribusi utama (JDU) telah tuntas 100%.
Namun demikian, Kementerian PU mencatat bahwa distribusi air ke rumah warga belum sepenuhnya bisa dilakukan karena pembangunan reservoir dan pipa distribusi di beberapa titik masih menunggu kesiapan anggaran dari pemerintah kabupaten/kota.
“Sebagian titik offtake telah selesai dibangun melalui pembiayaan APBN. Namun, koneksi ke rumah-rumah masih memerlukan dukungan APBD masing-masing daerah. Kami berharap para kepala daerah bisa segera mengakselerasi realisasi anggaran tersebut,” ujar perwakilan Kementerian PU.
Proyek SPAM Mamminasata digadang-gadang menjadi percontohan sistem penyediaan air minum regional yang terintegrasi secara nasional. Kementerian PU menilai model ini bisa menjadi acuan pengembangan SPAM di kawasan metropolitan lainnya, dengan menekankan sinergi pembiayaan pusat dan daerah guna menciptakan pelayanan air bersih yang berkelanjutan.
SPAM Mamminasata diharapkan dapat melayani jutaan penduduk di wilayah metropolitan Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar (Mamminasata), serta menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih di kawasan tersebut.

