Suarameratus, Banjarmasin – Seorang anggota DPD RI daerah pemilihan Kalimantan Selatan (Kalsel) diterpa dugaan kasus pelecehan seksual. Isu ini mencuat setelah sejumlah akun media sosial mengunggah kesaksian diduga korban pada Selasa (2/9/2025).
Akun seperti mulutnetizenbanua, borneo social, dan habarbanuakalimantan ramai membagikan pengakuan yang menyebut telah menjadi korban pelecehan seksual oleh anggota DPD RI asal Kalsel tersebut. Postingan yang diunggah berisi percakapan dan cerita korban yang mengaku diminta melakukan video call hingga diminta bertemu langsung.
Salah satu unggahan menyebut korban sempat diajak melakukan video call dengan muatan tidak pantas. “Sidin pernah jua VC ulun malam, padahal kda akrab. Untung kda ulun angkat,” tulis salah satu akun.
Pengakuan lain datang dari warganet yang mengklaim pernah menjadi korban sebelum yang bersangkutan resmi menjabat sebagai anggota DPD RI. Ia menuturkan komunikasi awal berlangsung normal, namun lama-kelamaan berubah menjadi ajakan bernuansa vulgar, termasuk permintaan foto pribadi.
Akun mulutnetizenbanua juga menampilkan identitas yang diduga mengarah kepada anggota DPD RI tersebut. Meski begitu, hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang dituduhkan maupun dari DPD RI.

