Suarameratus.com

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Visitasi Pengampuan KIA: RSUD Marabahan Siap Tingkatkan Mutu Layanan

oleh

admin

Suarameratus, Barito Kuala – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala terus memperkuat komitmen dalam peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Visitasi Pengampuan Pelayanan Prioritas KIA yang digelar di Aula Bahalap, Marabahan, Minggu (15/6/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Barito Kuala, Zulkipli Yadi Noor, Wakil Ketua DPRD Barito Kuala, Harmuni, Direktur RSUD H. Abdul Aziz Marabahan dr. Aan Widhi Anningrum, serta Ketua Tim Pengampuan KIA dari RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Puji Anindia.

Dalam sambutannya, Sekda Zulkipli menegaskan pentingnya pelayanan KIA sebagai pondasi dalam menciptakan generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kesehatan ibu dan anak adalah investasi jangka panjang. Jika kita abai, maka kualitas SDM ke depan pun akan terdampak,” ujar Zulkipli.

Ia juga berharap RSUD H. Abdul Aziz Marabahan tidak hanya unggul dalam fasilitas, tetapi juga dalam mutu pelayanan, meski di tengah tantangan efisiensi anggaran. Ia menyebut, meskipun mengalami pemotongan anggaran hingga 50% pada beberapa unit layanan seperti poli, pihak rumah sakit tetap berkomitmen memberikan pelayanan optimal.

Zulkipli turut mengapresiasi kolaborasi dengan RSUD Ulin Banjarmasin yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat mutu layanan KIA di Barito Kuala.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Barito Kuala, Harmuni, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan pelayanan KIA dan berjanji akan terus mengawal alokasi anggaran agar program kesehatan masyarakat dapat berjalan maksimal.

“DPRD siap mendukung program ini karena menyangkut masa depan generasi Barito Kuala,” tegas Harmuni.

Sementara itu, Ketua Tim Pengampuan KIA RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Puji Anindia, mengungkapkan bahwa RSUD H. Abdul Aziz Marabahan saat ini berada pada klasifikasi rumah sakit tingkat madya. Status ini menurutnya memerlukan peningkatan tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga kualitas pelayanan yang bersinergi antarbidang seperti bedah, anestesi, penyakit dalam, dan rehabilitasi medis.

“Peningkatan mutu pelayanan tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada kolaborasi lintas departemen,” jelas dr. Puji.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap akan terjadi peningkatan signifikan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, sehingga dapat mewujudkan generasi sehat dan berkualitas.

admin

Tags

Tinggalkan komentar